Hari
ini masih sama. Sama seperti hari-hari sebelumnya. Aku masih belum mampu untuk
berhenti melihatmu. Sama, sama seperti dulu. Ketika ada seseorang yang aku
kenal, dan langsung saja aku selalu melihatnya. Hari ini juga sama seperti
dulu, tapi kini berbeda subjek. Beda subjek, apa aku bias mengatakan ini
berbeda? Memang ini berbeda dari yang kulihat dulu, tapi ada dia mengingatkanku
akan dahulu. Seperti melihat bayanganmu dalam orang lain. Apakah aku salah?
Yang pasti, sekarang dan dahulu sama. Sama saja selalu
kuamati. Hanya bias melihat dari jauh. Pernahkah aku berusaha mendekat? Rasanya
sudah, tapi mungkin dia tak tahu.
Sejenak
aku teringat masa lalu. Waktu dia masih dekat di penglihatanku. Kulihat dia.
Tapi betapa bodohnya aku selalu saja melakukan hal yang sama setiap hari,
melihatmu…
Tapi aku juga tahu kalau itu tidak mungkin, siapa aku?
Rasanya seperti ada garis pembatas yang tegas antara aku dan dia. Tapi, akankah
akan sama dengan yang sekarang? Hal yang sama yang kulakukan padamu dulu. Ya
dulu. Bukankah sudah jelas bahwa itu tidak mungkin terjadi, bias melihatmu
lagi…
Sekarang rasanya sudah biasa lagi. Aku sudah tidak
mengingatnya, bahkan cenderung lupa. Tapi kini setelah melihat seseorang itu,
ada yang aku ingat lagi. Pasti aku salah lagi, menyamakan kamu dengan dia …
Tidak ada komentar:
Posting Komentar